Rizanah berawal dari satu pertanyaan sederhana: bagaimana jika memperbaiki kesehatan tidak terasa seperti sesuatu yang harus Anda cari tahu sendirian?
Kami sepasang suami istri. Salah satu dari kami pelatih kebugaran bersertifikat dan yang lain seorang product engineer, dan dari dua sisi itu kami terus melihat masalah yang sama. Orang ingin lebih banyak bergerak, makan lebih baik, tetap konsisten, dan tahu apakah mereka benar-benar berkembang. Namun kebanyakan aplikasi kesehatan hanya menyelesaikan satu bagian kecil: satu untuk latihan, satu untuk makanan, satu untuk daftar belanja, satu untuk komunitas. Dan bahkan begitu pun, banyak yang tidak pernah dirancang dengan Muslim dalam pikiran.
Maka kami membangun Rizanah, bukan sekadar aplikasi latihan, tetapi tempat yang membantu Anda menjaga diri dengan lebih baik dalam kehidupan sehari-hari.
Jika Anda baru mulai berolahraga, Rizanah membantu menemukan titik awal dengan rencana latihan. Jika Anda sudah tahu apa yang cocok, Anda bisa mencatat latihan sendiri, memilih dari ratusan gerakan, melacak kardio, dan melihat riwayat untuk memahami progres dan pola Anda. Anda juga bisa merencanakan makan, mencatat apa yang dimakan, memantau isi dapur dan pantry, mengelola daftar belanja, dan lebih sedikit menghabiskan waktu memikirkan menu makan malam.
Namun Rizanah lebih dari sekadar pencatatan. Kami ingin kesehatan terasa terhubung dengan komunitas. Itulah mengapa komunitas kami dipisahkan berdasarkan gender, sehingga saudari terhubung dengan saudari dan saudara dengan saudara. Kadang Anda hanya ingin bertanya kepada seseorang yang memahami. Kadang Anda ingin berbagi pencapaian. Kadang melihat orang lain hadir untuk dirinya sendiri memberi dorongan untuk melakukan hal yang sama.
Kami juga ingin kebaikan yang Anda lakukan untuk kesehatan sendiri menjangkau lebih jauh. Di Rizanah, tindakan sehat menghasilkan hadiah. Hadiah itu bisa digunakan untuk hal yang mendukung perjalanan Anda, dan juga bisa membantu menyediakan makanan dan air bagi yang membutuhkan. Menjaga diri menjadi bagian dari berbagi.
Meski dimulai dari satu orang. Lalu satu lagi. Lalu satu lagi. Itu alasan yang cukup untuk terus membangun.
Kami masih membangun, masih belajar, dan masih mendengarkan. Kami ingin Anda bertumbuh bersama kami.